Aplikasi Sistem Informasi Geografi (Sig) Untuk Penataan Kawasan Pantai

Idteknologi114
JudulAplikasi Sistem Informasi Geografi (Sig) Untuk Penataan Kawasan Pantai
AbstrakKawasan pantai merupakan suatu kawasan yang spesifik, dinamik, unik dan sangat kaya akan habitat baik laut maupun darat. Kawasan ini banyak sekali manfaatnya baik bagi masyarakat, swasta maupun pemerintah dan semakin lama semakin banyak yang membutuhkan padahal luasnya sangat terbatas, sehingga di kawasan ini sering terjadi konflik kepntingan antar sector seperti yang terjadi di Pantai Parangtritis dan sekitarnya. Oleh karena itulah perlu adanya penataan ruang yang baik di kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya. Suatu perencanaan, penataan dan pengembangan wilayah yang baik memerlukan data spasial dan jnon-spasial yang kompleks dan sanga banyak, sehingga perlu adanya alat yang dapat menghubungkan, mengelola, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan data serta informasi secara baik. Salah satu alat tersebut adalah Teknologi SIG yang saat ini telah berkembang dengan sangat pesat. Penataan kawasan Pantai Parangtritis dapat dilihat pada Gambar 4 dan Tabel 3. Berdasarkan hal diatas maka pemanfaatan lahan di Pantai Parang tritis dan sekitarnya adalah : untuk kawasan lindung hutan wisata (1,234 km2), kawasan lindung budaya (0,659 km2), hutan pantai (0,623 km2), kawasan lindung gumuk pasir (1,311 km2), sempadan pantai (1,533 km2), pertanian lahan basah (13,141 km2), pertanian lahan kering (7,563 km2), perikanan darat (1,272 km2), perikanan laut (0,652 km2) dan untuk pengembangan kawasan pemukiman (11,882 km2) serta pengembangan fasilitas wisata (1,006 km2).
KatakunciPemodelan, Lingkungan Pantai, Sistem Informasi Geografi (Sig), Gumuk Pasir Barchan Laboratur..
Kategori7
MediamasaJurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 2 No. 2, Mei 2001
Alamatlinkhttp://www.kelair.bppt.go.id/Jtl/2001/vol2-2/06pantai.pdf
PenulisMardi Wibowo
Instansi
Email
Url
Keterangan